Sabtu, 08 Februari 2020

a Journey to be.....a Mom (PART 2)

Menyambung tulisan saya yg sebelumnya, kali ini saya akan kembali menceritakan tentang promil yg saya lakukan di Dr. Eddy..well, hari Jumat kemarin tepatnya tgl 07 Februari 2020 saya kembali ke RS. Budi Mulia I tempat praktek dr. Eddy, kunjungan saya kali ini untuk mengecek kondisi sel telur saya setelah sebulan yg lalu diresepkan Provula, Ovacare, Coten 100 dan Inlacin. Waktu cek bulan lalu memang sel telur saya ukurannya msh jauh dari ukuran normal, dimana salah satu sel telur saya yg paling besar hanya berukuran 1,25cm atau 12,5mm sementara ukuran normal sel telur yg matang dan siap dibuahi adalah 18mm/1,8cm sampai 24mm/2,4cm. Akhirnya bulan lalu dr. Eddy meresepkan kembali resep yg sama di bulan lalu dan disuruh kembali di hari ke-12 dari Haid Pertama. Sempat merasa GR bulan lalu karena haid mundur 5 hari dari jadwal sebelumnya, tapi seminggu sebelum si M muncul badan sudah terasa gampang lelah dan mulai muncul tanda2 lain seperti yg sering saya alami kalau sudah mendekati masa haid dan sempat merasa mual pas sdh telat 2 hari dan waktu itu saya dalam perjalanan menuju kampung halaman suami yg memakan waktu sekitar 3,5 jam dari Makassar jadilah saya makin GR sampai2 pas di perjalanan sempat elus2 perut dan ngomong dalam hati "Syg kalau memang sudah ada dalam perut ibu, yg kuat yaa soalnya kampung ayah lumayan jauh" hehe :D Nah, malamnya pas perjalanan pulang ke Makassar perasaan tiba2 jd mellow dan sempat ngambek sama suami padahal alasannya sepele hihii (maafkan isterimu ini yaa syg :*) ditambah perut yg mulai kram tapi munculnya hanya sekali2, kejadian ini sempat bikin saya parno takut kalau misalkan sdh 'isi' beneran tp si baby kenapa2 gara2 saya yg overthinking waktu itu. Jadilah selama perjalanan saya diam2 saja dan mencoba berpikiran positif. Dan besoknya si M benar2 datang kembali menyapa, tepatnya hari Senin tgl 27 Januari dan waktu itu saya baru tiba di kantor :( untung masih ada sisa pembalut di dalam tas. Dalam hati ngomong "masih belum rejeki nih" dan kalender di meja kerja saya tandai dengan tulisan H1 yg artinya hari pertama haid biar gampang ingatnya dan hitung tgl berapa saya harus kembali ke dokter. Dan hari Jumat kemarin tepat 12 hari dari tgl haid pertama bulan lalu, paginya langsung nelfon ke RS buat appointment dan saya memilih pemeriksaan setelah sholat Jumat, kali ini pengennya siang setelah sebelumnya sering kontrol malam..pertimbangannya yah karena biar tidak terlalu capek saja karena waktu itu hari kerja dan dr. Eddy jam praktek malamnya di jam 8 malam malahan biasanya hampir setengah 9 beliau baru nyampe di tempat prakteknya. Setelah sampai di RS sempat nunggu agak lama, kalau tdk salah hampir setengah jam. Yes, saya nyampe RS itu hampir jam 2 siang dan dokter datang jam 14.20. Selama perjalanan ke RS beberapa kali berdoa dalam hati semoga hari ini sel2 telurku ada yg besar dan semoga tidak perlu injection therapy alias suntik pembesar sel telur kalopun harus semoga suntiknya cukup sekali saja. Dan setelah menunggu lumayan lama dr. Eddy datang setelah beberapa menit sebelumnya ditelepon sama suster. Sayapun langsung ke meja dan dr. Eddy memeriksa buku kontrol saya, beliau ngomong "oke, hari ke 12 yaa?!" sayapun menjawab "iya, dok."

Setelah disuruh masuk ke ruang periksa, saya langsung baring di atas tempat tidur dan suster memandu saya untuk baring dengan posisi yg seharusnya, sambil berdoa terus dalam hati dr. Eddy pun masuk dan mempersiapkan alat untuk USG transV. Dan beberapa detik kemudian dr. Eddy memperlihatkan kepada saya kondisi sel telur saya yg kanan dan betapa senangnya saya ketika melihat di monitor ada lingkaran putih yg berukuran lumayan besar, ya itu salah satu sel telur saya yg sebelah kanan yg menurut dr. Eddy sudah matang. Beliau langsung ngomong "nah, ini ada yg sudah besar. Subur ini" trus saya nanya sama beliau krn penasaran sama ukurannya "kira2 itu ukurannya brp senti, dok?" trus dr. Eddy langung mengukurnya dengan menarik kursor yg ada di komputernya, dan yg saya lihat waktu pertama kali dokter menarik tanda panah untuk menghitung diameternya disitu terlihat 2,31cm, kemudian dokter menarik kursornya dari arah berbeda dan saya masih melihat ukuran yg tdk jauh beda dari sebelumnya, yaitu 2,17cm. Setelah alat transV sudah dikeluarkan tak henti2nya saya mengucap Alhamdulillah, melihat ukuran sel telur kayak gitu saja rasanya sudah senang apalagi kalau nanti di USG sudah ada baby di dalamnya (Aamiin yaa Allah).

ini adalah hasil USG transV kemarin, yg bulatan besar itu sel telur saya yg kanan, dan yg sebelah kiri jumlahnya banyak tapi ukurannya kecil2.

Setelah itu dokter pun keluar menuju mejanya, dan saya pun menyusul. Dokter langsung menuliskan tgl untuk jadwal berhubungan yaitu tgl 07,09 dan 11. Tapi tidak lama kemudian saya mengingatkan ke dokter kalau saluran tuba saya yg kanan tersumbat, dan dokter pun langsung kaget "ah masa?" dan beliau langsung membuka halaman pertama kartu kontrol saya akhirnya dokter mendapati catatannya disana trus langsung ngomong "oh iya yaa, kanan Non Paten" dan langsung mencoret tgl yg sudah beliau tulis sebelumnya. Dokter bilang "percuma kalau tuba kanannya tersumbat karena sperm* tidak bisa lewat situ, sama kayak kalau lagi ada tenda pengantin di jalan kan tdk bisa lewat" saya pun senyum kecil, dr. Eddy memang suka bercanda makanya dari awal saya merasa nyaman periksa ke beliau karena sesudah periksa biasanya tidak tegang lagi hehhe. Tidak lama setelah itu dokter kembali ke catatan tgl yg sudah dicoret sebelumnya dan ngomong "eh tapi ini tetap deh tgl 7,9,11 berhubungan siapa yg tau kan kali aja jadi" saya pun langsung ngomong "iya dok, doakan yaa dok..hehee" dokter jawab "Insyaa Allah..dicoba dulu yaa" kemudian melanjutkan perkataannya sebelumnya beliau bilang kalau masih haid bulan ini saya disuruh menebus resepnya kembali dan kontrol lagi di hari ke 12 karena bulan ini bulan genap yg matang ternyata yg sebelah kanan, berarti harus nunggu bulan depan untuk cek kondisi sel telur yg kiri karena katanya sel telur itu matangnya tdk bersamaan melainkan gantian..kalau bulan ini yg matang sebelah kanan, artinya bulan depan sel telur yg sebelah kiri yg kita harus cek. Dan jauh di dalam lubuk hati saya berharap semoga bulan depan sel telur ku yg kiri ada yg ukurannya sama dengan sel telur yg kanan pas cek kemarin..Aamiin :)

Well, segini saja dulu tulisan saya..selalu ingat kalau Allah SWT. itu Maha baik, jadi jangan pernah berhenti berdo'a dan tetap semangat dalam berikhtiar Insyaa Allah DIA akan menjawabnya di waktu yg tepat..Aamiin :)
Wassalam.

Selasa, 31 Desember 2019

a Journey to be.....a Mom (PART 1)

Hidrotubasi dan vonis PCOS


Hello my Blog..seems like been a long time not see you :) Well, postingan saya di penghujung tahun 2019 kali ini bercerita tentang promil yg tahun2 sebelumnya sudah dan sempat saya jalani, tp karena menurut saya semua promil tsb B aja jadinya tidak saya posting di sini hehehe..So, kita mulai saja dari pertengahan tahun ini, tepatnya bulan Juli sebulan setelah Idul Fitri..tiba-tiba saja melihat postingan salah seorang seleb di IG yg tentunya sudah banyak yg mengenalnya krn dia seorang presenter dan bisa dibilang komedian juga, Yes she is Fitri Tropica alias Fitrop (ini nama akun IGnya). Waktu itu gak sengaja ngeliat postingannya di instagram yg merupakan foto hasil USG dimana sudah terlihat gambar janin yg ukurannya masih sangat kecil..dan di captionnya tuh menjelaskan tentang perjuangan mereka untuk bisa berhasil hamil walaupun awal2nya sempat divonis PCOS sama dokter tempat dia promil. Nah, dari situ saya mencoba stalking highlightnya dan mencari tau perjalanan promilnya dari 3 bulan terakhir sebelum dia dinyatakan positif hamil, selain itu saya juga jd sering liat instastorynya dan alhamdulillah tdk lama setelah itu si Fitrop bikin highlight khusus tentang PCOs dan therapi yg dia jalani. Dari situ saya mendapat satu info kalau ternyata yg dialami Fitrop ini persis kayak yg saya alami semasa msh gadis sampai sudah menikah, ya itu dia salah satunya haid yg tdk teratur yg sering telat beberapa hari bahkan pernah haid saya mundur sampai 3 minggu pas testpack hasilnya negative :( tapi ttg PCOs sendiri saya sudah lama dapat infonya di google, krn sejak awal menikah tepatnya 4 bln saya ke tempat praktek salah satu Dokter kandungan yg lumayan terkenal dan sudah lama di kota Makassar dimana waktu itu saya kesana atas saran suami krn isteri kakak ipar saya waktu promil kesana dan ketiga anaknya semua ditangani oleh beliau, rumah sakitnya tdk terlalu besar tapi bersih dan lumayan nyaman. Dari hasil USG Trans V 5 thn lalu itu saya diinfokan sama dokter kalau sel telur saya kecil2 dan saya diresepkan obat2an hormon seperti Profertil dan kawan2, dimana saya harus mengkonsumsi obat2an tsb selama 3 bln dan disuruh kurangi makan nasi putih dan minuman yg mengandung pemanis + susu krn itu semua berpengaruh ke sel telur saya. Singkat cerita setelah 3 bln therapi di sana saya belum berhasil hamil, tapi memang haid saya menjadi teratur selama 3 bulan itu krn 3 bulan berturut2 haid saya selalu tepat waktu di tanggal yg sama malahan ada yg maju walaupun majunya cuma sehari.
Berbekal dari info yg diberikan oleh si dokter, saya coba googling tentang sel telur yg kecil2 dan hasilnya yg keluar semua adalah PCOs, bisa dibaca di mbah Google utk lebih jelasnya :)

Dari artikel2 tsb saya melihat kalau PCO itu memang tdk bisa disembuhkan hanya bisa diminimalisasi efeknya, seperti mengurangi makanan dan minuman yg manis2 dan menjauhi yg namanya olahan kedelai seperti tempe dan tahu. Waktu tau tentang ini sempat shock krn tempe goreng dan tahu isi adalah favoritku..huhuu ;( tapi karena semangatku saat itu lumayan besar jadinya semua makanan tsb sudah tdk saya konsumsi lagi termasuk ayam goreng yg ayamnya broiler, kecuali ayam kampung baru deh saya makan hehehe..dan ajaibnya memang haid saya jadi teratur tidak pernah telat palingan telat 1 hari saja dari tgl seharusnya. Dari situ saya benar2 mikir ternyata PCO ini bisa dikurangi efeknya asal kitanya yg konsisten, dan benar saja ada suatu waktu saya ngilerr sekali makan tempe goreng kriuk yg ada di pantry kantor, menunya waktu itu ayam goreng kering, sayur bening dan tempe yg digoreng..krn saat itu saya tidak tahan godaan akhirnya saya makan tempe goreng tsb 2 biji..trus pas acara bukber di kantor ada Supervisor sales yg bawa tahu isi mercon, saya tergoda lagi pemirsa dan jrengg..jrengg haid saya bulan itu mundur lagi sekitar 5 atau 6 hari dari tanggal semestinya hmmm...
Beberapa bulan akhirnya saya mulai diet gula lagi, mengurangi konsumsi Nasi putih panas..yes babe, ternyata Nasi putih panas itu kadar gulanya tertinggi dibandingkan nasi merah, pantas saja kalau liat di instagram selebgram yg lg diet pasti menunya pke nasi merah..

Kembali lagi ke promil..setelah melihat serangkaian promil dari instastory highlightnya si Fitrop, saya sudah berencana untuk membeli salah satu produk Young Living EO namanya PPP yg bisa meningkatkan kadar hormon progesterone pada wanita yg mengidap PCOs. Tapi entah kenapa bulan2 sebelumnya semangat promilku kendor lagi padahal sudah menyisihkan sebagian tabungan untuk beli produk tsb karena emang harganya menurutku relatif Mehong alias muahaalll buat saya pribadi hehee..singkat cerita memasuki bln Oktober 2019 saya akhirnya membeli EO PPP dari Young Living jadi saya hanya beli oil PPP saja tidak satu set karena pertimbangan budget, itupun saya nyarinya di Shopee yg notabene memang selisih harganya lumayan yaa dibandingkan beli langsung di supplier Young Living. Dan saat itu saya juga membeli produk Blacmores yg Conceive Well Gold sepasang dgn suami, ini karena saya melihat instastory teman SMA yg bercerita tentang promil temannya yg akhirnya setelah saya stalking IG nya saya tau kalau dia mengkonsumsi Blackmores dan pakai EO PPP juga. Jadilah saya mulai mengkonsumsi suplemen dan EO PPP secara bersamaan di bln Oktober. Ada kejadian yg sempat bikin saya keGeeRan, krn bulan November haid saya malah telat..awalnya deg2an dalam hati bertanya "apa saya sudah hamil yaa? masa langsung berhasil dalam sebulan?" tapi anehnya pas telat 5 hari muncul gejala2 mau haid seperti biasanya dan ini bikin saya langsung drop dan berpikir "okeh, sepertinya belum berhasil kali ini" :') Hari-hari menjelang si M tiba, tepatnya pertengahan bulan November, gak sengaja ketemu sama salah satu dosen di kampus dulu, ibu ini menanyakan kabar sambil cerita2 pengalamannya membeli mobil baru di tempat saya bekerja..terakhir beliau memberi informasi ke saya kalau sebelum hamil dia sempat ke salah satu dokter yg prakteknya di Jl. Cendrawasih dekat kampus lama dan mungkin memang sdh rezeki ibu dosen itu dan beberapa temannya yg berhasil hamil di dokter tsb. Akhirnya beliau merekomendasikan dokter tsb tapi saya bilang ke dosen saya: "insyaa Allah bu kalau sdh dapat Haid lg bln ini bakalan coba kesana" trus si ibu dosen sempat mendo'akan saya ketika beliau sudah mau balik dan masuk ke dalam mobil "mudah2an berhasil yaa, dan segera hamil insyaa Allah" saya pun mengAmini dengan segera doa beliau..saya memang selalu mengAmini doa2 dari orang2 yg mengatakan semoga segera hamil atau semoga segera punya momongan karena saya percaya sebagian perkataan adalah doa dan kita tdk pernah tau kali aja pas ngomong Aamiin ada malaikat yg mengAmini juga ya kannn?! :)

Akhirnya tgl 25 November 2019, si M sudah datang..yes, ini hari pertama saya dapat menstruasi setelah mundur hampir 2 minggu (11 hari dari tgl haid bln Oktober lalu) dan saya pun memutuskan untuk mengubungi klinik tempat dokter yg direkomendasikan oleh dosen saya sebelumnya. Setelah googling, alahamdulillah dapat no. tlp dan alamatnya..langsung menelfon dan buat janji untuk konsul hari itu juga. Karena lg M jadi saya pun nekat keluar kantor untuk makan siang di luar sekalian mencari lokasi tempat dokternya praktek, dengan bekal petunjuk yg diberikan oleh dosen saya akhirnya ketemu juga Alhamdulillah. Sepulang dari makan siang, nyampe kantor langsung WA suami klo saya malam ini mau ke dokter sebelumnya sih sdh pernah cerita ttg ini jadi doi sdh tdk banyak nanya lagi heheh. Malam pun tiba, setelah maghrib saya langsung ke dokter. Tiba di sana harus nunggu lagi beberapa menit krn pasiennya lumayan banyak juga, sempat takjub ternyata dokter ini sepertinya sudah mayan senior juga melihat dari banyaknya pasien yg antri saat itu padahal kalau dilihat tempat prakteknya tdk besar cuma berada satu bangunan dengan apotik yg namanya Alfamedika (kalau tdk salah hehee). Pas masuk saya langsung blg mau promil dan memberitahukan ke dokternya kalau hari ini hari pertama saya haid dan ini mundur 11 hari dari bln lalu, saya jg menginformasikan kalau sebelumnya saya divonis PCO atau sel telur saya kecil2 dan pas ditanya sudah berapa lama menikah, saya jawab "5 thn dok"..si dokter pun kaget dan berkata "wah sudah lama sekali yaa?!" setelah itu langsung diUSG tp di perut kata dokternya rahimku bagus, alhamdulillah bentuknya juga menghadap ke atas (mgkin yg agak bermasalah tuh kalau posisi rahim retro atau terbalik). Setelah itu saya diberikan resep yg terdiri dari Genoclom 50mg (ini untuk memicu ovulasi) , Folda, dan Asta plus. Khusus yg Genoclom dosisnya dikali 2 dan seperti biasa kalau dapat resep dari dokter saya googling dlu cari tau fungsi dari obat2an tsb dan setelah dpt info ternyata Genoclom itu untuk memicu ovulasi (sel telur pecah), sedangkan obat yg lainnya seperti multivitamin yg mengandung asam folat. Setelah mengkonsumsi obat2 tsb akhirnya haid sayapun maju 3 hari dari jadwal bln lalu (haid hari pertama tgl 22 Desember) tapi sebelumnya saya sempat merasakan kram hebat di bagian bawah perut itu terjadi di hari ke 14 atau ke 15 dari haid pertama sampai2 saya minta dijemput sama suami krn saya benar2 tidak bisa jalan tegap jadi harus membungkuk kyk org tua gitu. Karena penasaran, malamnya saya googling dan hasilnya ternyata itu pertanda ada folikel atau sel telur yg pecah..tapi ini masih agak mengganjal knp ovulasi bisa senyeri itu? dan ternyata pas googling lg keesokan harinya dapat info kalau wanita yg mengalami kram perut di masa subur biasanya wanita tsb adalah pengidap PCOs! Dan..saya pun kembali menghela napas, dalam hati ngomong "Ya Allah knp harus PCO lg??" AKhirnya saya memutuskan untuk kembali promil ke dokter obgyn yg pertama kali saya dan suami kunjungi ketika baru 4bln married. Sebelumnya si adik bungsu sempat WA dan dia nyuruh saya untuk liat instastory salah satu selebgram Makassar yg kata adek saya sepertinya dia sdh berhasil hamil..si adek ngotot nyuruh saya DM si selebgram tsb utk nanya2 program apa saja yg dia lakukan? Baru saja sy membuka akun instagramnya, si adek sudah chat lg di WA katanya dia sudah DM si selebgram tsb dan katanya dia disuruh liat highlightnya yg judulnya "Hidrotubasi"..Adik saya ini sepertinya semangat skali, mungkin dia jg sudah kepengen punya ponakan dari saya (Aamiin). Jadilah saya kirim DM ke instagramnya, dan tdk menyangka klo si selebgram tsb akan membalas DM saya, di DM saya bertanya sama si mbak selebgram "apakah mbak saluran tubanya jg tersumbat sehingga harus menjalani hidrotubasi? atau memang disarankan dari awal sama dokternya?" dan dia pun menjawab kalau dulu sebelum dia punya adik mamanya jg dihidro di dokter tsb karena dia sempat lama jd anak tunggal kalau tdk salah sekitar 11thn atau 15thn dan ketika tiba di dokter tsb dia dianjurkan utk hidrotubasi dan diantar sm mamanya. Hidrotubasinya dilakukan sebelum dia berangkat umroh katanya dan sebulan setelah pulang umroh alhamdulillah Allah SWT mengabulkan doanya..Masyaa Allah kuterharu bacanya, jadi pengen umroh lagi (Aamiin) :')

Finally sayapun ke tempat praktek dr. Eddy..yes, dr. Eddy Moeljono S.pogK (maaf kalau salah nulis title hehe) yg prakteknya di rumah sakit miliknya sendiri RSIA Budi Mulia I yg alamatnya di Jl. Nikel Makassar. Saat kesana saya lagi haid hari ke-3 (sebaiknya klo mau promil pas lg haid krn ada obat hormon yg hrs dikonsumsi pada saat haid) pas masuk ke ruangan saya sempat bercerita sedikit tentang promil saya di dokter yg alamat prakteknya di Jl. Cendrawasih sontak dr. Eddy langsung menyebutkan nama dokter yg saya maksud, kaget dongg karena saya tdk menyebutkan nama tp dr. Eddy langsung tau..ini nih salah satu bukti bahwa beliau memang sudah senior di bidangnya hehehee..saya pun memberitahukan obat yg diresepkan sama dokter tsb, setelah itu ditanya sama beliau "sekarang lg haid hari ke berapa?" saya pun menjawab "hari ke-3, dok.." akhirnya saya langsung disuruh USG Trans V..rasanya agak risih krn kan lg haid walaupun darahnya sdh tdk banyak tp sama dr. Eddy disuruh USG Trans V mau gak mau harus nih..sementara USG sayapun disampaikan sama dr. Eddy kalau ini tuh Polycistic (sambil liat monitor di samping kanan saya) sayapun sudah tdk asing lagi dengan istilah itu..saya langsung ngomong ke dokter "ohh jadi PCO ya dok?" dan dr. Eddy pun mengiyakan. Setelah selesai USG saya sempat bercerita kalau dulu sempat menjalani HSG dan hasilnya salah satu tuba saya tersumbat (non paten) trus dokter nanya, "yg sebelah mana? trus masih ada gak hasilnya? kalau masih ada tolong dibawa siapa tau msh bisa diperbaiki" saya bilang "sebelah kanan, dok. tapi saya lupa apakah hasil labnya masih ada atau tidak". Saya tidak usah menjabarkan apa itu HSG dan bagaimana prosesnya, karena kalian bisa Googling kok pasti banyak artikel2 yg menjelaskan tentang HSG karena saya pun dapat infonya dulu dari hasil Googling juga, hehehe..terakhir dr. Eddy melihat kalender dan mulai menghitung dari HPHT saya yaitu tgl 22 abis itu beliau menjadwalkan saya untuk Hidrotubasi di tgl 30 Desember tepatnya kemarin. Sepulangnya dari tempat praktek dr. Eddy saya memutuskan untuk singgah makan malam dan pengennya makan yg berkuah, alhasil saya ke Mie Titi yg di Jl. Boulevard..sepanjang perjalanan saya nangis tersedu2 sambil nyetir mana hujan deras plus malam2 pula, ya saya sedih karena mendengar vonis PCO lagi setelah 5 thn dan ternyata masih sama :( Di perjalanan saya nangis sambil ngomong "Yaa Allah..saya mau hamil dan punya anak yaa Allah :(" Trus abis dari dinner saya langsung ke Apotik Sejati Farma untuk menebus obat hormon, di antaranya Provula (ini dosisnya dikali 2 jadi sekali minum langsung dua butir), trus ada Ovacare, Coten 100 dan Inlacin (ini ternyata obat gula guys). Dan setibanya di rumah langsung cerita sama suami tp gak pke acara nangis, malu eykee hehehe..Trus saya jg cerita kalau hari Senin tgl 30 Desember saya disuruh hydro sama dr. Eddy dan suami pun memutuskan untuk mengantar saya ke kantor pada hari itu. Sebelumnya saya memang sudah lama kepengen untuk melakukan Hydro tp karena nyali saya waktu itu masih belum besar seperti sekarang jadinya tertunda dan Ahamdulillah kemarin saya menjalani proses Hidrotubasi. Jadi hydro ini hampir sama prosesnya dengan HSG, bedanya cairan yg dimasukkan saat hydro itu cairan antibiotik jadinya agak nyeri saat proses berlangsung apalagi kalau ada infeksi di dalamnya..berbeda dengan HSG yg cairannya merupakan cairan kontras biasa yg dimasukkan hanya untuk melihat apakah ada saluran yg tersumbat atau tidak kemudian difoto jadi tidak ada rasa nyeri hanya kram seperti mau BAB tapi waktu itu hanya sedikit dan sebentar saja. Lanjut ke hidrotubasi..dua hari sebelumnya saya menebus obat untuk hydro yg sudah diresepkan sama dr. Eddy, lupa nama obatnya apa saja yg jelas ada 4 macam, satu di antaranya adalah obat pereda nyeri yg dimasukkan ke dalam (maaf) Dubur dan ketiga obat lainnya masing2 untuk anti demam dan mual serta antibiotik. Harga obatnya total sekitar 157.500 rupiah, tadinya sempat kaget kenapa harganya lumayan murah krn sebelumnya sempat baca blog seseorang yg habis hydro di dr. Eddy jg, disitu dia menyebutkan kalau total harga obat utk hydro itu sekitar 256.500 rupiah. Tapi akhirnya saya baru nyadar kalau apotik tempat saya menebus resepnya itu di Apotik Sejati Farma yg beralamat di Jl. Rappocini Raya Makassar dan apotik tsb memang sudah terkenal dengan harga obatnya yg murah dibanding apotik lainnya. Ini juga penting untuk dijadikan pertimbangan berhubung biaya hydro juga tdk murah menurut saya hehe yaitu sekitar Rp. 650.000,- belum termasuk obat hydronya. Dan tiba waktunya Hydro (sudah mulai stress tp berusaha rileks) beberapa hari sebelum memutuskan ke dr. Eddy saya memang sudah berencana untuk mengambil cuti di akhir tahun sampai tgl 02 Januari 2020 nanti, dan Alhamdulillah jadwal hydro saya di tgl 30 Desember 2019, jadi pas sekali dengan tgl cuti saya di tgl 31 Desember (hari ini) ini juga atas pertimbangan dari hasil baca2 di blog teman dan beberapa orang yg sudah menjalani hydro akan efek setelah hydro itu seperti apa.


30 Desember 2019
Paginya masih ngantor seperti biasa tapi kali ini minta diantar suami karena jadwal hidronya jg siang ini, sebelumnya saya sudah prepare untuk menyelesaikan pekerjaan di kantor sebelum saya cuti dan semuanya sudah selesai tepat jam 11.00 siang. Abis itu suami WA tanya mau dijemput jam brp? sayapun langsung bls "sekarang" sambil membereskan meja kerja dan menyiapkan tas trus info ke teman yg biasa menggantikan saya kalau saya akan pulang lebih awal alasannya mau ke dokter (gak boong kan?). Suami pun tiba di kantor dan setelah itu kita mampir ke ATM depan kantor trus pulang ke rumah ibu saya. Oh iya, paginya sebelum ke kantor saya sempat mampir untuk menyimpan obat anti nyeri yg sdh saya tebus ke dalam kulkas (tp bukan di freezer yaa) karena kata dr. Eddy obat itu dimasukkan ke dubur dalam keadaan beku jangan sampai cair..dan saat itu juga saya ngasih tau ke ibu saya kalau siang ini akan menjalani hidrotubasi, beliau sudah tau apa itu hidro karena adik bungsu saya sudah pernah cerita soal ini ke ibu saya. Sampai di rumah ibu, saya langsung siapkan makan siang brg suami, abis itu sempat BAB krn perut saya mules (mungkin pengaruh stress dan deg2an hihii..) trus sholat dhuhur dan langsung minum ketiga obat tsb dan terakhir saya memasukkan obat anti nyerinya ke dalam dubur..bentuk obatnya seperti peluru dimana salah satu sisinya runcing/lancip dan teksturnya licin seperti sabun saat dipegang warnanya sebagian berwarna putih dan sebagian lg agak kehijauan dan tidak perlu menunggu waktu yg lama si obat langsung masuk tanpa usaha yg besar, sepertinya obat ini memang didesign sedemikian rupa agar mempermudah pasien yg akan menggunakannya :). Saat obatnya sudah berhasil masuk saya pun melihat ke jam tangan dan saat itu waktu menunjukkan tepat pkl. 13.00 WITA. Abis itu langsung ganti baju, usahakan saat mau hydro pakai pakaian yg benar2 simple dan nyaman, krn ini ngaruh bgt..TRUST ME! Waktu itu saya pakai dress yg agak longgar. Setibanya di rumkit, saya melapor ke suster kalau mau hydro sm dr. Eddy dan suster pun bertanya "sudah masukkan obat?" saya pun menjawab "sudah sus.." oke kita harus nunggu lg guys krn masih ada beberapa pasien sebelum kita. Sambil nunggu tak henti2nya saya berdoa dan berulang kali mengucap "Laa ilaaha illa anta Subhanaka inni kuntu minaddzholimiin" dan saya noleh liat jam tangan, ternyata sudah jam 13.50 WITA artinya sudah hampir sejam dari waktu obat anti nyerinya saya masukkan pantasan sudah mulai agak ngantuk (entah apa ini efek obatnya atau saya nya yg kurang tidur, maklum malamnya sempat stress jd tidur malam agak telat dari biasanya hehee) dan tepat pkl. 14.10 WITA suster keluar dari ruangan dan memanggil nama saya. Ketika masuk ke dalam suami bilang mau nunggu di luar ruang tindakan bkn di ruang tunggu yaa..tapi saya ngotot ingin ditemani masuk biar doi melihat prosesnya dari awal dan Alhamdulillah doi bersedia :) Sebelum disuruh naik ke kursi tindakan yg bentukannya kayak tempat ibu2 yg mau lahiran (ini liat di film2 saja yaa hehee) saya bertanya ke suster berapa lama prosesnya, dan suster blg gak lama palingan 10 menitan. Ok, saya pun naik ke tempat tidur dengan posisi kaki di angkat diletakkan di tempat yg sudah tersedia di atas tempat tidur. Dr. Eddy pun masuk sambil bersiap2 dan mulai memakai sarung tangannya..saya pun berdzikir lagi seperti yg sebelumnya saya lakukan saat menunggu di ruang tunggu, si suster menyuruh saya tarik nafas panjang, jgn tegang katanya karena ternyata setelah alatnya dimasukkan ke miss V saya mendengar dr. Eddy blg "belum terbuka" entah apa maksudnya tapi setelah itu suster menekan2 perut saya yg bawah sambil blg msh keras dan dr. Eddy pun ngomong "jangan stress yaa..rileks" sejujurnya saya sdh berusaha untuk rileks saat itu tp gak tau knp malah dibilang jgn tegang..duh jd bingung, tp tdk lama setelahnya (dan saat itu pun msh berdzikir) suster seperti menyuntikkan sesuatu tp saya tdk melihat ke arah mana disuntikkan tp kemudian suster bertanya "nyeri ya?" saya blg "tidak sus.." suster pun blg "ohh belum"..tp gak lama setelah itu dr. Eddy pun sepertinya mulai menyuntikkan cairan khususnya dan benar saja mulai terasa kram dan nyeri..suster pun suruh tarik nafas panjang dan jgn mengedan..saya pun melakukan apa yg diperintahkan oleh suster dan sempat merasa kesakitan akhirnya saya ngomong "duh nyeri sus..agak sakit" dan memang terasa kram di perut bag. bawah tp masih bisa ditahan..gak lama dr. Eddy bertanya "sebelah mana yg nyeri?" saya pun menjawab "gak tau dok, rasa2nya disebelah sini sambil megang perut kiri bawah" dan akhirnya prosesnya selesai, rasa sakit dan nyeri juga sdh tdk ada. Setelah itu keluar dari ruangan tindakan, dr. Eddy pun bilang katanya memang agak buntu, krn sebagian cairannya kembali keluar setelah disemprot (kalau yg saluran tubanya dua2nya paten cairan akan berhasil masuk semua dan tdk ada yg keluar) tapi krn memang saya sdh tau kalau salah satu tuba saya non paten jadi yah tdk terlalu kaget lagi. Sebelum pulang dr. Eddy menyarankan untuk kembali lg di tgl 02 Januari 2020 untuk melihat perkembangan sel telur saya. Dan saya pun langsung pulang ke rumah, awalnya masih terasa biasa saja malahan sempat ngobrol2 sama suami di atas mbl..dan doi cerita kalau tadi dr. Eddy memasukkan cairan itu pakai alat seperti alat suntik tapi gak ada jarumnya dan ukurannya sangat besar sampai2 saat menyuntukkan cairan tsb dr. Eddy terlihat sekuat tenaga memasukkan cairan tsb tapi gak lama kemudian cairannya keluar lg (saya sempat liat bag. bawah kursinya mmg basah). Setelah nyampe rumah saya merasa agak lemas dan ngantuk, mungkin pengaruh obatnya msh ada jadinya saya langsung tidur setelah berganti pakaian. Nah, pas sorenya sebelum maghrib sekitar pkl. 17.45 WITA saya terbangun krn suami masuk ke kamar untuk melihat kondisi saya (Alhamdulillah punya suami yg super care..hehee makasih sayangkuu :*) Pas bangun saya mau ke kamar mandi pengen buang air kecil, tp belum juga masuk saya sudah menggigil tiba2 kedinginan dan langsung naik ke tempat tidur minta diselimuti sama suami krn asli badan meriang. Dan benar saja kata orang2 yg sudah menjalani Hydro, nyeri di perut bag. bawah muncul dgn tiba2 beberapa jam setelah hydro dan saya pun mengalaminya, asli nyeri kyk lg datang bulan hari pertama dan kita hanya bisa meringkuk. Seketika saya pun memilih untuk tidur kembali setelah adzan maghrib dan pas bangun sekitar jam 7 malam suami menawarkan soto ayam yg dibuat oleh tetangga sekaligus keluarga suami, jadilah saya makan bersama ketupatnya dan Alhamdulillah agak enakan abis itu masuk ke kamar mandi buat BAK dan ada darah yg keluar kyk lg haid tp tdk banyak, jgn heran dan kaget krn bisa saja itu sisa cairan antibiotiknya yg keluar atau anggap saja itu kotoran yg keluar bersamaan kuman2 yg ada dalam saluran tuba kita..setelah itu saya minum sisa obat yg diresepkan sbelum hydro, dan saya baru sadar ternyata benar obat ini harus ditebus krn kalau tidak mungkin saat ini saya msh meriang dan mual. Fyi, reaksi ke tiap orang beda2 yaa..ada yg pas di hydro tdk kesakitan tp setelah selesai baru merasa sakit..ada juga yg dari awal mulai proses hydro sudah kesakitan sampai selesai hydro..semuanya kembali ke daya tahan tubuh masing2 :). Saat sebelum hydro sampai merasakan sakit sesudahnya, saya hanya ngomong dalam hati "saya ikhlas ya Allah, kalau memang sakit ini bisa membuat saya segera hamil :')" Jadi, buat kalian yg saat ini sedang promil dan akan menjalani hidrotubasi, saran saya kalian harus rileks klo perlu cari cara yg bisa membantu kalian sedikit lupa rasa tegang sebelum hydro..misalnya nyalon dulu, atau nonton ke bioskop brg suami, dll. Karena semakin kalian tegang dan stress itu akan mempengaruhi rasa sakit saat hydro, percayalah..dan satu lagi, jgn lupa berdoa dan berdzikir krn ini jg secara tdk langsung memudahkan prosesnya..terbukti proses hydro saya hanya 10 mnt :). Yang terakhir, yg bisa membuat saya semangat melakukan hydro adalah saya pasrah dgn rasa sakitnya karena buat saya semakin sakit rasanya insyaa Allah saya akan semakin dekat dengan calon buah hati saya..Aamiin yaa Allah :')

Anyway..saat ini jam di komputer saya sudah menunjukkan pkl. 10.51 PM waktu setempat, artinya kurleb sejam lg sudah masuk tahun 2020. Semoga harapan, do'a dan whistlist di thn 2020 Allah mudahkan dan mengijabahnya di waktu yg tepat..dan semoga yg saat ini sedang berjuang seperti saya, Allah lancarkan segala ikhtiarnya dan berhasil hamil/punya anak segera di waktu yg baik dan tepat..Aamiin Allahumma Aamiin. Last but not least, thank you for 2019 and welcome 2020..be nice, pleaseee :)

#hidrotubasi #PCOs #pejuanggarisdua

Jumat, 26 Januari 2018

Amazing 2017..to..2018

Assalamu 'alaikum .. :))

Alhamdulillah yaa sudah masuk tahun 2018 :) perasaan baru kemarin ngumpul2 bareng keluarga pas tahun baru 2017, ehh sekarang sudah tahun 2018..time flies banget gak sii?!
sebetulnya ini lagi iseng2 nulis (padahal masih jam kerja wkwkwkwkk) soalnya semalam tetiba ingat blog dan penasaran mau buka cuma lupa pake emailnya yg mana hahahah..karena masih penasaran sama laman blog saya, pas nyampe kantor dan sebagian kerjaan sudah beres saya iseng2 buka web dan langsung ingat kalo akun ini pake email pertama saya dari jaman baru belajar bikin email pas masih duduk di bangku SMA (yah ketauan deh tuanya..wkwkwkwk). yasudahlahh..akhirnya kebuka tp tadi sempat ngubah pass nya dulu soalnya lupa pass yg lama, hihii :D

Nah sekarang masuk intinya (jadi tegang..apasihh?? LOL)
Ok, mumpung masih di bulan Januari saya pengen cerita kejadian yg Amazing di penghujung 2017 sampai pertengahan 2018 bulan Januari ini. Ehhem..kenapa judul tulisan saya Amazing 2017 to 2018, yaa karena emang kejadian tsb bikin saya "amaze" dan saya merasa sangat bersyukur bisa mengalaminya..Alhamdulillah.
Jadi, di tahun 2017 kemarin dari awal tahun sampai pertengahan tahun saya lewati seperti biasa..hampir sama dengan tahun2 sebelumnya, mulai dari kumpul keluarga pas tahun baru 2017 sampai urusan kerjaan yg masih gitu2 aja (pengennya sih dah naik jabatan..hahahha Aamiin). Nah, pas setelah idul fitri ada pengalaman baru (sebenernya gak baru2 amat sihh) untuk pertama kalinya ke kantor imigrasi dan ngurus perpanjangan passport sendiri. Waktu itu emang ada rencana ke KL dan Spore bareng temen2 kantor, dan kebetulan passport saya sdh lama (pake bangettt) kadaluarsa wkwkwkkw. Setelah disibukkan dengan urusan berkas untuk perpanjangan passport, finally passport saya selesai dan agak kagum juga soalnya mulai dari antri sampai bisa foto itu saya sendiri lho yg mengurus segala sesuatunya hahhaah soalnya dulu waktu pertama kali mau buat itu didampingi sama bapak saya, mana kantor imigrasinya jauhh binggo dari rumah ortu saya dulu alhamdulillah sekarang kantor imigrasinya dah buka cabang (kayak kios makanan aja buka cabang wkwkwkwk)tepatnya cuma 100m kurang lebih dari kantor saya jadinya lebih gampang dan cepat. Pas passport dah jadi dan sudah di tangan dalam hati saya ngomong gini "Ya Allah semoga kali ini passport saya bisa banyak stempelnya sebelum kadaluarsa yah minimal 5 atau 7 negara lah, jgn sampe kayak yg kemarin kadaluarsa tp blm ada stempelnya Aamiin" klo diingat2 langsung pen ketawa! LOL!

Dan memasuki bulan September 2017, tepatnya akhir bulan (lupa tanggalnya) saya dan teman2 kantor goes to KL - SIN (yuhuuu..) masih soal passport, pas udah nyampe bandara KL langsung buka halaman pertama dan ngomong sendiri dalam hati "finally, ada stempelnya juga! LOL" Oh iya hampir lupa, di bulan September juga alhamdulillah suami beliin kendaraan roda 4..ini juga salah satu kejadian yg bikin saya amaze di 2017. pas awal2 mobilnya keluar saya belum sempat belajar nyetir (sebenarnya udah bisa, tp kerena udah lama bangetbangetbanget gak nyetir dan mobilnya automatic jd harus belajar lagi heheu). Balik lagi ke pengalaman first time go abroad. Lucu sihh, awalnya pas nyampe bandara dan lewatin beberapa "etalase pertokoan" barang2 branded mata kayaknya langsung berbinar-binar wkwkwkk..norak yah!? hahahah..mereknya gak usah disebutin lah pasti udah tau juga, soalnya sebagian besar merek2 branded itu sudah ada di Indo, ada di Jakarta dan Bali. Next, hari pertama di KL kita nyampenya udah hampir sore jadi langsung ke hotel bersih2 dan lanjut dinner. Waktu itu tour guide kita ngasih info kalo hari itu gak ada acara alias free program tapi nyaranin kita untuk istirahat lebih awal untuk persiapan ke singapore besok subuh, soalnya pesawatnya jam 05.30 pagi waktu KL, otomatis kita check in di airport dini hari. Besoknya nih anak2 kelihatan agak 'teler' di atas bis, ternyata sebagian besar dari mereka gak ada yg tidur (rata2 teman kantor saya itu masih remaja, ya mereka mekanik di kantor karena kami kerjanya di area aftersales alias bengkel di dealer salah satu merek mobil gitu deh) jadi wajar lah kalo mereka masih mentingin 'nongkrong' daripada istirahat apalagi ini pertama kalinya juga buat mereka ke luar negri :)

Singapore
finally, nginjakin kaki di negri singa! first impression saya pas nyampe bandara Changi itu semuanya serba KAKU! positifnya negara mereka emang tertib sekali, budaya antri disana kental banget (kerasa bedanya soalnya di Indo yaa gituu dehh..hehe)
selain itu negara mereka juga bersih, rapih, dan lumayan brasa aman selama jalan disana..tapii ada kekurangannya juga sih yaitu air bersih sangat susah. Jadi di Singapore itu kan negaranya kecil banget sementara banyak bangunan2 besar dan 'canggih' jadi kayaknya gak balance antara pembangunan dan stok air (ini menurut saya yaa..maaf kalo salah) waktu itu lagi di Marina bay, pas ke toilet ehh kran air atau selang2 gitu gak ada samsek, adanya di wastafel luar itupun ada waktu 'ngalirnya' kebayang kann?! untungnya saya dah sedia tissue basah krn emang sudah dapat info dikit2 pas googling sebelum berangkat. Ini ada beberapa foto yg sempat saya abadikan (ciyeee bahasanya wkwkwkwk) waktu ke Spore kemarin.




di antara semua tempat yg kita kunjungi di Singapore, ini tempat yg paling jadi andalan saya dan teman2 lain hehee keeren aja gitu :D


Nah kalo yg ini di Garden by the Sands..unyu banget kaktus2nya hihiii :))


foto di atas ini katanya iconic banget, kata orang2 belum sah nginjak Singapore kalo belum foto di patung singa itu..padahal menurut saya B aja sihh wkwkwkwkk ;P

Itu dia sebagian foto2 yg ada, yg kebetulan cuma itu saja yg tersimpan di hp saya. LOL! selebihnya tersebar di kamera temen. Singkat cerita, liburan ke KL + Spore berlangsung selama 5 hari 4 malam, kebetulan di bulan September ada tgl merah yg 'terjepit' antara hari Jumat ama Sabtu selebihnya kami ajukan cuti tahunan hehee..Sorry banget foto2 di KL tidak saya upload, berhubung di sana jarang foto sendiri, seringnya rame2. Ada sih foto di depan menara petronas tapi males uploadnya soalnya fotonya selfie gitu dan menurut saya kurang OKE dipandang..hahahahah :D
Itulah cerita liburan luar negri part 1 dari saya. Eh? Emang ada liburan luar negri part 2?? jawabannya: "ADAAA DOOONGGG!" ;)

Jadi, di penghujung 2017 sampai awal 2018 ini perjalanan keluar negri saya sebanyak 2x (Alhamdulillah) hehee..
Tapi yg kedua sebenarnya termasuk perjalanan awal 2018 soalnya berangkatnya pas di tgl 2 Januari 2018 sehari setelah pergantian tahun dari 2017 ke 2018. Makanya tadi saya sempat bilang kalo ada LIBURAN PART 2! Trus kemana tuh?? hehe..sabar yaa sebelum mulai cerita negara mana yg berikutnya saya kunjungi, ada perjalanan SANGAT MENARIK sebelum tiba di negara tsb. (hayoo..mulai penasaran gak? hiihii)

Bismillah..sebenarnya pas mau nulis tentang perjalanan yg kedua ini lumayan bikin speechless soalnya perjalanannya juga amat teramat sangat mengharukan (uhhh bawaannya dah pengen nangis, tp nangis bahagia, terharu pokoknya campur aduk gitu lah).
Oke, jadi perjalanan saya dimulai sejak tanggal 24 Desember 2017. Hmmm..ini masih perjalanan domestik dengan tujuan ke ibu kota Jakarta. Jadi tiket dari Makassar - Jakarta itu tgl 24 Des 2017 jam 15.30 WITA kalo gak salah yaa..hehe lupa :D
Kenapa ke Jakarta? Iya soalnya ini sebagai kota transit (kota pertama, soalnya ada satu kota lagi selain Jakarta) Sesampainya di Jakarta saya gak tau samsek kalo kita bakalan tinggal atau nginap beberapa hari disini, ya kan pikiran kita kalo transit itu paling lama sehari semalam, ehh tau2 kita sampai seminggu. Yaa awalnya kesell, marah, dan sempat gondok dengan jadwal keberangkatan kami yg tertunda selama beberapa hari waktu itu, apalagi belum ada kepastian kapan tanggal yg pasti menuju ke BAITULLAH. Hehee..negara kedua yg menjadi tujuan saya dan rombongan yg lain adalah Tanah haram Makkah dan Madinah. Yes, alhamdulillah saya baru saja melaksanakan ibadah umrah di awal 2018 ini. :)
Kenapa perjalanan ini amat sangat mengharukan? Ya karena itu tadi, perjalanannya amat panjang..mulai dari Makassar ke Jakarta, di Jakarta nginap sampai 8 hari (lama bgt kann?! hehee) trus dari Jakarta transit ke Medan (untungnya cuma nginap satu malam) dan besok pagi sekitar jam 10.00 waktu Medan kami terbang menuju Srilanka (nah lho! transit lagi) ternyata kami harus transit lagi tapi ini asli transit soalnya cuma nunggu sekitar 4 jam dan bagasi tidak turun pesawat. Ada perasaan lucu pas nyampe bandara Srilanka (lupa nama bandaranya hehee) pas liat petugas dan pramugarinya sempat senyum2 sendiri karena berasa lagi nonton film india secara langsung hahahaha..dalam hati sempat ngomong "kira2 bakalan ketemu ama Kajol atau Shahrukh Khan gak yaa?" jadi Srilanka itu pakaian adatnya ya kayak orang india gitu, pakai sari yg pusarnya keliatan gitu kalo yg cewek, kalo cowok pakai yg diikat di kepala kayak sorban atau apalah namanya..yg jelas lucu deh wkwkwkwk. Ini salah satu yg bikin perjalanan saya lebih 'berbumbu' hehhe. Empat jam berlalu, finally pesawat yg akan kami tumpangi ke Madinah sudah datang. Pesawat yg kami tumpangi waktu itu adalah Saudi Airline. Pas pertama kali masuk ke dalam pesawat, agak2 norak hihii..soalnya ini first time pake maskapai luar negri dan fasilitasnya OKE BGT! Awak cabinnya semua ramah. Pas duduk di seat sesuai boarding pass, ngeliat ada layar monitor kecil di belakang kursi..ehh tambah norak lg deh soalnya sempat ngomong gini dalam hati "finally bisa liat secara langsung dan duduk di pesawat luar yg kemarin2 cuma ngeliat di film2 atau di insta story selebgram2" norak parah! wkwkwkwk.. Dannn sepanjang perjalanan dari Srilanka ke Madinah gak bisa tidur cuma nonton film aja di pesawat dan sampai 2 judul film yg sy tonton waktu itu (lupa lagi judulnya apa wkwkwkwk) yg jelas perjalanan dari Srilanka ke Madinah itu sekitar 6 Jam (ini asli liat infonya di monitor pesawat lengkap dengan peta perjalanannya hihii). Setelah 6 jam di pesawat, pramugarinya ngasih info kalo bentar lagi pesawat akan landing. Dan saat itu saya spontan langsung nengok ke bawah liat pemandangan kota Rasulullah S.A.W, Madinah al munawwarah dari atas ketinggian yg entah berapa kaki (kebetulan waktu itu dapat seat yg dekat jendela)..yg jelas saat ngeliat pemandangan tsb lebih takjub lagi dan terharu..cuma bisa bilang "MaaSyaa Allah" cantiknya kota Madinah malam hari :) Perasaan marah dan kesal saat masih berada di Jakarta terasa langsung hilang saking speechlessnya ngeliat kota Madinah. :')
Pas nyampe bandara Prince Mohammed Abdul Azis (nama bandara internasional Madinah), kami langsung ke imigrasi untuk pemeriksaan passport dan mahrom. Kalo yg akan umrah itu perempuan di bawah usia 45th, wajib punya mahrom..kebetulan dari travel sudah mengatur yg jadi mahrom saya waktu itu adalah om dari suami saya yg kebetulan satu rombongan dengan saya. Untuk perempuan yg umurnya di atas 45th tidak perlu mahrom lagi. Ada kejadian ngeselin pas di imigrasi bandara Madinah, sudah sejak dulu orang Arab itu terkenal suka ganjen klo sama jamaah Indonesia. Dan terbukti, saya sempat ngalamin. Kejadiannya pas mau ngambil sidik jari, jadi 4 jari harus discan kan di alat scan khusus jari gitu..Nah, kebetulan jari2 saya emang susah sidiknya katanya sih terlalu halus (bukan sombong atau apa yaa, tp orang kantor jg dah pernah bilang ini pas waktu mau daftar finger print di kantor) alhasil tuh orang Arab yg bertugas di imigrasi bandara langsung megang jari saya dan beberapa kali dicowel2 kayak dielus2 gitu (ini kayak kesempatan dalam kesempitan..isshhh kesel kalo ingat kejadian itu) Tapi yah saya istigfar2 aja terus, soalnya pikiran saya tuh ini kota haram..kota suci, gak boleh sembarangan bersikap atau berucap soalnya langsung 'DIBAYAR TUNAI' saat itu juga, jangankan berucap langsung, berucap dalam hati saja langsung ada ganjarannya (ngerii kaann?! hehehe) pokoknya kalo lagi umrah itu hati dan iman harus 'LURUS' gak boleh macam2. Selesai urusan dengan imigrasi kami dijemput oleh ustadz disana istilahnya muthowwif atau ustadz pendamping, ustadznya orang Indo juga kok..namanya Ust. Fahmi. Orangnya baikk banget (iyalaahh..kalo gak baik gak jadi ustad hihiii) waktu itu kami tiba dini hari waktu Madinah, jadi pas nyampe hotel pak ustad nyuruh kami beres2 dulu trus nawarin kita ke masjid Nabawi. Sepanjang perjalanan dari bandara ke hotel kami bersholawat terus dan gak ngerti lagi deh kenapa mata ini pengennya berkaca2 dan nangis gitu? pokoknya gak bisa digambarkan dan dijelaskan dengan kata2. Pas abis beres2 dan ganti pakaian, kami diajak ke masjid Nabawi. Oh iya hotel kita tuh dekat bgt sama pintu 7 mesjid Nabawi pokoknya gak nyampe 5 menit jalan kaki dah nyampe pelataran mesjid. Nama hotelnya Golden Wasel kalo gak salah. Samping kanan hotel pasar yg jual segala macam pernak-pernik untuk dijadikan oleh2, di bawah hotel ruko2 yg jual macam2 aksesoris juga sama makanan2 khas Arab kayak Kebab, dll. Jadi yaa ibadahnya puas belanjanya juga puas hihihii. Disana sebagian besar pedagangnya pintar bahasa Indo, jd jgn khawatir kalo mau tawar menawar di sana, karena memang kebanyakan jamaah disana ya jamaah Indonesia makanya pedagang2 disana pada ngerti bahasa kita hehee. Lucunya lagi ternyata jamaah di sana kalo yg masih gadis atau kelihatan masih muda gitu dipanggil Syahrini! hahaha..ternyata Syahrini terkenal sampai Arab lho..wkwkwkwk :p
Ini ada satu foto pas lagi di mesjid Nabawi..foto ini foto favorite saya, dan sepertinya juga jadi favorite beberapa followers ataupun non-followers saya di instagram soalnya lumayan banyak yg kasih love hihii :D


Yes! Am so in love with this town..Madinah Al Munawwarah <3 The Holy Makkah Al Mukarromah

Setelah 4 hari 3 malam di kota Madinah (ini sumpah yaa terasa cepat skalii..padahal masih mau berlama2 disana, hikkss) rombongan kami berangkat ke kota Mekkah, tepat di hari Jumat siang setelah sholat Jumat. Perjalanan dari Madinah ke Mekkah lumayan sihh..hampir 6 jam kalo gak salah. Rombongan kami meninggalkan Madinah sekitar jam 3 siang, mampir ke mesjid Bir Ali untuk ambil miqat (disini lah niat umrah dimulai, setelah sholat sunnah tahiyatul masjid dan sholat sunnah untuk berihram masing2 dua rakaat). Setelah ambil miqat perjalanan kami lanjutkan kembali..dalam perjalanan semua jamaah sudah tidak boleh melanggar aturan yg bisa membatalkan niat umrah sambil terus bertalbiyah "Labbaik Allahumma Labbaik, Labbaikalaa syarikalaka Labbaik..innal hamda wanni'mata Laka Wal Mulk Laa Syarikalak" kalo capek boleh istirahat atau tidur, dan tidak boleh bergosip atau yg lain.

Tepat jam setengah 10 malam waktu Mekkah rombongan kami tiba di hotel. Setelah check-in muthowwif kami, Ust. Adul menginstruksikan kami untuk ke kamar masing2 boleh membenahi wudhu yg mungkin sempat batal sewaktu perjalanan tadi. Nah, pas nyampe kamar perasaan sudah gak enak berasa ada yg 'keluar'. Dan pas ke kamar mandi nge-cek..langsung sedih ternyata si tamu bulanan datang, langsung banjir pula..kecewa dan nyesel kenapa sewaktu di Jakarta gak minum obat penahan itu padahal sempat ngerasa udah ada tanda2 :(( pas jamaah udah siap2 mau ke masjid al haram untuk berumrah, saya sendirian di kamar..nangis sambil gak berhenti berdoa semoga disempatkan untuk umrah sebelum balik ke tanah air. Skip langsung ke kejadian besoknya. Pagi2 turun ke bawah untuk sarapan, disitu ketemu sama jamaah yg seingat saya pernah nawarin obat penahan itu di group WA pas masih di Jakarta. Saya coba dekatin ibu itu, dan langsung nanya apakah stok obatnya masih ada atau tidak? Kebetulan ibunya masih muda, punya anak satu masih kecil jd lumayan bisa cepat akrab hehee..Dan Alhamdulillah beliau masih punya stok tapi sisa 5 butir, dalam hati berdoa semoga obatnya cukup menghentikan 'itu' sementara waktu biar masih sempat tawaf wajib/umrah sedih bgt kalo sampai gak sempat umrah..Akhirnya obat yg sisa 5 butir itu habis, dan si haid masih ada walopun sisa dikit :( sempat hopeless kalo2 saya tdk sempat umrah :(( siangnya kirim WA ke ibu dan suami isinya minta maaf kalo banyak salah :( dan minta didoakan supaya si 'tamu' berhenti utk sementara, bersyukur bgt punya ibu dan suami yg selalu kasih support yg positif..si ibu bilang "saya tdk pernah berhenti berdoa supaya ibadahmu lancar" (jadi speechless :'() trus suami jg bales WA dengan kata2 yg bikin speechless jg sampe2 di kamar nangis bombay :'(( untung teman sekamar saya lg ke mesjid semua jd gak ada yg liat :D Pas malamnya, waktu lagi dinner bareng semua jamaah pak ustad ngasih info kegiatan besok pagi. Jadi jam 8 pagi sudah harus siap2 di lobby hotel untuk ambil miqat di mesjid Jerana karena besok katanya mau laksanakan umrah kedua (bagi jamaah yg mau mengumrahkan keluarga yg sudah meninggal dilakukannya saat itu) sesudah itu kita ke Jabal Rahma dan melewati Mina dan Arafah tempat berkumpulnya para Jamaah haji yg akan melaksanakan wukuf. Jadi malamnya sebelum tidur gak berhenti berdoa semoga bentar subuh si 'tamu' udah gak keluar. Nah, pas jam 2 malam terbangun dan langsung ke toilet buat BAK sekalian ngecek semoga si "tamu' udah gak ada dan saat itu happy dong karena udah gak keluar cuma coklat keruh gitu pikirku dalam hati minum 2 butir obat lagi kayaknya sudah gak keluar, buru2 keluar kamar mandi trus minum obat yg tersisa 2 butir. Abis itu langsung mandi wajib, ini pertama kalinya keramas jam 2 dini hari tapi gak terlalu berasa soalnya airnya otomatis jadi hangat kalo udah lama ngalir. Dan akhirnya untuk pertama kalinya ke masjidil haram. Jarak hotel agak jauh dikit kalo perhatikan jam tangan yaa, kayaknya dari hotel ke mesjid jalan kaki makan waktu sekitar 15 - menit, tp kalo gak liat jam terasa gak begitu jauh sii..soalnya di masjidil haram lagi ada pembangunan, menurut info katnya akan dibuat payung kayak di mesjid Nabawi tapi lebih besar lagi yg katanya nanti akan menjadi payung mesjid terbesar di dunia (jadi merinding hehee). Pas masuk mesjid gak bisa ke bawah untuk sholat karena ada polisi yg jaga jadi perempuan sholatnya harus di atas di lantai dua, alhasil liat ka'bah juga cuma dari atas gak bisa lebih dekat :( tapi itupun sudah bersyukur banget akhirnya bisa sholat di masjidil haram dan liat ka'bah secara langsung. Alhamdulillah sempat sholat taubat dulu trus lanjut sholat Tahajjud sambil nunggu waktu sholat subuh. Nah pas adzan dikumandangkan, langsung merinding dengar suara muadzinnya cuma bisa bilang "MaaSyaa Allah" merdu sekalii..pas sholat mata udah berkaca2 :')
Selesai sholat subuh alhamdulillah perasaan jd adem, hawanya juga sejuukk banget gak kedinginan samsek padahal abis mandi dan keramas jam 2.00 dini hari hehe..pas di jalan keluar mesjid liat burung merpati atau burung dara banyak sekali dan saya coba perhatikan corak bulunya soalnya waktu itu pak ustad kasih info kalo disini burung dara nya beda sama di Indo, corak bulunya sama persis semua gak ada yg beda..pas sy mendekat ke kumpulan burung dara itu wah bener ternyata emang sama semua warna dan corak bulunya MaaSyaa Allah <3 sempat ambil videonya lucu banget hihii.. Pas nyampe hotel langsung ke tempat makan buat sarapan, abis itu siap2 mandi untuk umrah kedua. Pas ke toilet shock ternyata ada flek coklat, dalam hati sedih sambil mikir "Ya Allah ampuni hamba kalo td saya belum benar2 bersih" :( abis itu istigfar terus dari keluar hotel sampai balik ke hotel lagi. Alhasil hari itu gak jd umrah lg, hikkss. Tapi saya tetap ikut rombongan soalnya sebelum melaksanakan umrah kita ke Jabal Rahma dulu nanti katanya abis dari Jabal Rahma balik lg ke hotel jd yg gak ikut umrah diturunin di hotel jadi tetap bisa ikut. Di dalam perjalanan ke Jabal Rahma kita melewati padang Arafah dan Mina tempat Jamaah haji berkumpul untuk wukuf, banyak tenda2 putih bentuknya kayak tenda kerucut gitu, bagus banget. Nah tiba lah kita di Jabal Rahma, pak ustadz mengumumkan bagi yg mau naik silahkan yg gak kuat boleh di bawah aja sambil foto2. Yaudah mumpung masih muda ya kan mending naik aja hihii..dan perjalanannya lumayan yah pemirsa, harus manjat2 di bebatuan yg kemiringannya entah berapa derajat. Yes cuma batu gunung yg gede2 gitu sama pasir, bisa bayangin lah manjat2 gitu sambil pake baju terusan/gamis trus nenteng tas yg dikepit di ketiak huffft..tapi Alhamdulillah akhirnya nyampe atas juga, puncak Jabal Rahma. Di atas ada tugu, pas kesana ternyata tugunya udah penuh coretan nama2 dan kata2 gitu. Jabal Rahma emang tempatnya bagi yg mau berdoa supaya bisa bertemu jodoh makanya banyak coretan nama2 disitu hehee. Kalo saya sih gak nulis apa2, cukup berdoa aja di puncak dan menghadap ke kiblat, doain adek2ku keluarga dan teman2 yg belum bertemu jodoh mudah2an diijabah Allah SWT Aamiin.

Foto di atas hasil jepretan pak ustadnya :D minta tolong difotoin eh alhamdulillah ustadnya bersedia :D Abis dari Jabal Rahma, balik ke hotel. Tapi kami mampir di mesjid Jerana untuk ambil miqat, jadi jamaah yg mau umrah kedua atau membadalkan keluarganya yg sudah meninggal berniat umrah nya setelah ambil miqat di mesjid ini. Setelah ambil miqat langsung ke hotel dan saya tinggal sendirian lagi di hotel setelah makan siang krn jamaah yg lain sudah pada ke mesjid untuk tawaf kedua. Daripada bete saya iseng jalan2 keluar hotel cari oleh2 untuk dibawa pulang ke Indo, dapat beberapa aja sih soalnya uang Riyal nya sudah agak menipis hihii :D dan sempat ke apotik juga cari obat penahan itu, dan ternyata obatnya lagi kosong :(
Di kamar masih tetap berdoa supaya Allah menyempatkan saya untuk berumrah sebelum pulang ke tanah air :( Malampun tiba, setelah sholat maghrib sebagian jamaah makan malam di hotel sebagiannya lagi masih di mesjid nunggu sholat isya. Nah pas selesai makan saya coba hampiri teman kantor saya yg kebetulan satu rombongan dgn saya, seingat saya isterinya waktu di Jakarta sempat beli obat penahan itu jadi saya bertanya apakah isterinya masih punya obat itu? dia bilang masih ada kayaknya langsung berdoa saat itu juga semoga beneran masih ada. Yasudah jadilah saya ikut ke kamarnya di lantai 12. Pas masuk nanya lagi ke isterinya apakah obatnya masih ada? Dan Alhamdulillah katanya masih ada 2 papan..hufff lega sekali rasanya. Saya langsung dikasih satu papan yg isinya ada 12 butir, malam itu juga langsung minum 2 butir trus sebelum tidur sekitar jam 11 malam minum 2 butir lagi. Sebelum tidur sempat BAK dulu pas ngeliat sudah gak ada yg keluar saya berdoa berkali2 di tempat tidur sambil baring "Ya Allah sempatkan saya untuk berumrah besok soalnya lusa sudah harus balik Indo ya Allah" abis itu hp disimpan samping bantal krn sebelumnya sudah set alarm jam 2 dini hari. Hp saya pun berdering dan tanpa ngecek saya langsung bangun trus matiin alarmnya. Buru2 ambil obat dan minum 2 butir lalu bergegas ke toilet siap2 untuk mandi wajib, dan Alhamdulillah benar2 kuasa Allah saat itu sudah tidak ada yg keluar samsek. Langsung keramas dan mandi wajib. Sekitar jam setengah 3 dini hari saya dan teman sekamar keluar hotel menuju mesjid, waktu itu angin kencang jadi berasa dingin bgt dan dalam hati terus2an berdoa "Ya Allah satukanlah suhu kota Makkah atau tanah haram-Mu dengan suhu tubuhku. Aamiin" Do'a ini juga yg saya ucapkan ketika pertama kali landing di kota Madinah, dan Alhamdulillah atas Kuasa-Nya suhu di sana tidak pernah terlalu dingin. Jadi kalo ada teman2 yg sempat baca blog saya ini dan hendak melakukan ibadah umrah do'a saya tadi boleh diterapkan selama berada di Tanah haram nanti..inSyaa Allah bermanfaat :)
Setelah sampai mesjid, sholat tahiyatul masjid dilanjutkan sholat taubat dan sholat Tahajjud sambil nunggu waktu sholat subuh. Gak lama kemudian adzan sholat subuh dikumandangkan dan lagi2 saya terenyuh mendengarnya. Oh iya tiap kali ke mesjid baik di Mekkah ataupun di Madinah saya selalu membawa botol air minum krn kalo pulang dari mesjid botolnya saya isi dengan air zamzam. Apalagi di Mekkah air zamzam yg dari kran airnya langsung bukan dari tempat air yg ada di dalam mesjid, eh ada juga sih yg tersedia di dalam masjidil haram, tp ada yg langsung dari sumbernya kayak batu gede gitu dan di batunya langsung dipasangin kran air jadi puas bisa sekalian wudhu pake air zamzam boleh juga langsung diminum disitu. Dalam perjalanan pulang ke hotel mampir di toko nyari parfum de sultan yg botol titipan suami hehe. Pas nanya ke penjualnya si Arab langsung nyemprotin parfumnya ke mukenah saya, ya ampuunn baunya tajam amat yak sampai2 baunya gak ilang2 sampai beberapa hari. Sesampainya di hotel langsung sarapan gak ke kamar dulu, pas makan eh kebetulan pak ustad lg makan juga. Langsung saya samperin tuh, saya langsung nanya "ustad, hari ini boleh kah saya umrah?" ustadnya langsung jawab gini "oh gimana udah mampet kah?" sumpah yaa waktu pak ustad ngomong gitu pengen bgt ngomong "lu pikir saluran air?! mampet?! wkwkwkwwk" jadi emang waktu lagi 'dapet' di Mekkah saya nya sempat nanya ke ustadz boleh gak umrahnya nanti sendirian gak rombongan sama jamaah lain soalnya lagi 'dapet' ustadnya bilang boleh dan nanti disuruh kasih info kalo udah 'mampet' (yah jadi pengen ketawa lagi deh wkwkkwk) malahan si ustad sempat temenin saya ke apotik nyari obat waktu itu, ustad Adul ini orangnya jg baik bgt sama kyk ustad Fahmi waktu di Madinah. Setelah ngobrol sama ustad saya langsung ke kamar dan minum obat lagi, kali ini langsung minum 3 butir biarin lah takut pas lagi tawaf si flek keluar dikit. Abis minum obat langsung ke kamar mandi untuk mandi wajib lagi dan untuk berpakaian ihram jadi niatnya untuk berpakaian ihram sama mandi wajib agak beda tapi dikit aja bedanya. Dan Alhamdulillah masih 'bersih' gak ada tanda2 mau 'keluar'. Abis itu buru2 ke lobby krn pak ustad bilangnya jam 9 sudah harus kumpul di lobby, pas turun di lobby ternyata ada 5 orang jamaah yg mau umrah juga, jadi total kita 9 orang saja yg akan tawaf waktu itu. Pas nunggu pak ustad kok blm datang yaa? sudah jam setengah 10, naik lah saya ke atas niatnya mau BAK lagi trus mau ke kamar pak ustad nanya udah siap apa belum waktu itu berdua sama jamaah lain ibu2. Pas nyampe depan kamar eh ternyata si ustadnya ada lagi ngobrol sama teman sekamar saya, saya pun nanya dong "ustad, ini jadi kan kita tawaf hari ini?" si ustad jawab "jadi kok mbak, ini saya lagi ambil foto nenek dulu mau dibikinin sertifikat krn sudah membadalkan orang tuanya" saya jawab "oh gitu, saya ke toilet dulu ya ustad" Setelah selesai langsung ke lobby dan sudah ada pak ustad juga disana. Nyari kendaraan dulu krn kita cuma 9 org jadinya gak pake bis, alhasil nyari mobil kyk grab gitu dan akhirnya dapat..mobilnya Toyota Innova, pas perhatiin kok beda yaa dalemnya sama innova di Indo? tapi yasudahlah gak begitu penting heheh. Jadi dari hotel kita ke mesjid Aisyah untuk ambil miqat dan berniat umrah setelah itu langsung ke masjidil haram untuk tawaf. Ternyata si ustad gak ikut tawaf krn lagi mau ngurus sertifikat jamaah yg sudah membadalkan umrah keluarganya, jadinya kami cuma bersembilan aja tawafnya. Dan Alhamdulillah umrah nya berjalan lancar mulai dari tawaf sampai sa'i dan tahallul. Pas selesai tahallul langsung sholat dhuhur, krn kebetulan waktu itu abis adzan dhuhur saat selesai sa'i. Bersyukur sekali akhirnya sempat umrah sebelum pulang ke tanah air, speechless krn berasa Allah tuh dengar do'a2 saya yg saya panjatkan 3 hari berturut2 di dalam kamar hotel :') benar adanya kalo lagi di tanah haram semua niat dan do'a inSyaa Allah langsung diijabah oleh Allah SWT..Alhamdulillah wa syukurillah. Dan bahagianya serta terharunya saya ketika melihat, menyentuh dan mencium ka'bah dari dekat MaaSyaa Allah..gak bisa berkata2 langsung nangis saat itu juga, apalagi pas sujud syukur waktu selesai tawaf. Dan saya pun sempat berfoto di depan ka'bah hehee.


Foto yg di atas pas selesai tawaf wajib umrah pertama kalinya..krn gak ada yg fotoin (eh sebenarnya ada tapi hasilnya kurang bagus hehe) jadinya selfie deh :D

Malam harinya kami diinfokan kalo besok siang sudah harus meninggalkan kota Mekkah, rasanya masih pengen berlama2 di sana :( tapi krn kepikiran juga soal kerjaan yg sudah lama ditinggal dan gak enak jg sama teman kantor krn ijinnya sudah kelamaan makanya di satu sisi saya senang krn akhirnya bentar lg pulang tapi di sisi lain semacam masih rindu dengan tanah haram. Dan kita diinfokan lagi kalo dini hari sekitar jam setengah 3 kita tawaf wada dulu atau tawaf perpisahan. jadilah saat itu kita packing2 barang bawaan. Kebetulan pas berangkat tidak semua tas pembagian dari travel saya isi dgn pakaian, ada satu tas jinjing yg sengaja saya kosongkan dan masukkan ke dalam koper besar untuk diisi oleh2. Pas dipacking tas jinjing itu mendadak full banget malahan sebagian isinya saya pindahkan ke dalam koper besar, dalam hati saya ngomong "ini baru saya sendiri yg berangkat, gimana nanti kalo bareng suami? mungkin sudah over bagasi! wkwkwwk) Skip ke kejadian dini hari. Waktu itu alarm hp sudah berbunyi menunjukkan pukul 02.00 pagi waktu Mekkah. Kami pun siap2 wudhu lalu ke mesjid, sebelumnya saya minum obat penahan itu lagi sebanyak 2 butir dan pas ngecek Alhamdulillah masih bersih :)
Rombongan kami akhirnya berkumpul di lobby sekitar jam 02.30 dan pak ustad jg sudah siap dengan pakaian ihramnya bersama jamaah bapak2 lainnya. Kami pun keluar hotel dgn berjalan kaki. Sesampainya di masjidil haram sekitar pukul 03.00 dini hari kami langsung ke bawah untuk tawaf. Jangan dikira jam segitu masih sepi orang yg tawaf, di sana gak pernah sepi. Kalo kata orang kota yg tidak pernah tidur itu New York ya? Tapi kalo kata saya sih Mekkah. Malahan ada teman yg bercerita tentang pengalaman tawafnya jam 1.30 dini hari ternyata jam segitu pun sudah rame. Dan saat selesai tawaf saya juga berkesempatan sekali lagi memegang dan mencium ka'bah sambil berdoa dalam hati "semoga tahun depan saya bisa kesini lagi bersama suami dan keluarga saya, Aamiin"


Di atas foto sewaktu selesai tawaf wada. Waktu itu sempat maksa ibu2 jamaah yg satu rombongan dgn saya untuk motoin soalnya ibu itu juga sempat nyuruh saya untuk fotoin dia, orangnya bawel bgt tapi baik dan akhirnya kami pun jd akrab bgt sampai di Jeddah dan Indo hehe dapat teman baru lagi :D
Dan setelah sholat subuh kami pun kembali ke hotel untuk sarapan, dan siap2 untuk check out menuju ke Jeddah. Perjalanan menuju Jeddah sekitar 6 jam dari kota Mekkah naik bis. Dan sesampainya di Jeddah kami harus nginap lagi selama 7 hari, sama kayak waktu sebelum berangkat..dalam hati sempat gondok ini kenapa sih perjalanan kita kayak gini amat yak? Tapi setiap kali bete saya selalu istigfar beberapa kali dan setelah enakan baru deh saya keluar hotel jalan2 tapi dekat2 hotel juga, nah kebetulan selama di Jeddah saya punya teman akrab yg baru hehe yg jamaah ibu2 td yg fotoin saya di depan ka'bah sesudah tawaf wada namanya bu Hasria jamaah dari Masamba. Kebetulan juga ustad pendamping kami nginapnya di kamar yg sama dgn rombongan saya. Jadi hotel di Jeddah yg kami tempati itu type kamarnya switch, type kamar yg cuma punya satu pintu tapi dalamnya ada dua kamar dan kebetulan lg saya dapat kamar yg ada dapur dan ruang tamunya gitu, jadi pak ustad pendamping tidurnya di ruang tamu depan TV di kamar saya hehehe. Jadi pas tiap mau keluar hotel selalu ngajak pak ustadnya, namanya Indra orgnya msh muda 2 thn di bawah saya. Dia jg gak mau dipanggil ustad krn emang dia kerjanya di bagian catering di Mekkah cuma kebetulan aja waktu itu disuruh dampingi kami di Jeddah. Yaudah akhirnya waktu itu saya nyuruh dia temenin kita (saya dan bu Hasria) ke tempat nongkrong2 gitu ala2 org Arab, waktu itu saya penasaran bgt coba roti canai dan teh tarik disana. Nah kata si Indra ada kok dekat hotel tapi bukan kyk cafe2 yg ada di Indo, melainkan cuma toko kedai roti kecil trus duduknya di depan toko itu aja. Saya bilang gak papa yg penting saya cobain yg namanya roti khas Arab sm teh tarik krn waktu di Madinah cuma sempat coba kebab sama roti pita klo gak salah yg ada bolong di tengahnya trus diisi sama sayuran dan daging. Pas sampai di kedai roti saya pesan roti patira sama tuna. Ya, di sana roti canai versi Arab disebut roti patira cuman cocolannya bukan kari kambing/ayam melainkan ikan tuna yg kayak sarden gitu rasanya enakk banget menurut saya hehe. Ada juga roti patira yg gak pake cocolan jadi cuma dikasih telur dan campuran sayuran berupa daun seledri dan tomat telurnya dikocok kayak bikin martabak telor tapi digoreng gitu aja kayak bikin telor dadar trus dimasukin ke roti canai trus digulung deh. Sayangnya gak sempat difoto cuma divideoin aja hihii. Dan gak kerasa sudah 7 hari kami di Jeddah, malamnya kami packing untuk siap2 besok pulang ke Indo, transit Malaysia dan Jakarta lalu Makassar. Tapi dari Jeddah kami harus ke Madinah lagi krn kepulangan kami via bandara Prince Mohammed Abdul Azis dan kejadian haru pun terjadi sesaat pesawat kami take off..penerbangan waktu itu pukul 20.50 waktu Madinah menggunakan maskapai Malaysia Airline dengan jarak tempuh kurang lebih 8 jam. Karena malam hari dan kebetulan dapat seat dekat jendela lagi bersama teman baru saya bu Hasria hehehe (jd kami cuma berdua di jejeran seat itu yg lain ada yg bertiga hihii) pas sesaat pesawat take off saya menoleh ke bawah melihat kerlap-kerlip lampu bangunan di kota Madinah, dan tanpa sengaja saya pun nangis sesenggukan, ini benar2 gak bisa saya bendung seperti ada rasa sesak yg teramat sangat dari dalam hati saya. Sambil nangis saya berucap dalam hati "Ya Allah kenapa saya se-sedih ini? rasa2nya saya belum rela meninggalkan tanah haram-Mu. Undang hamba kesini lagi ya Allah..undang hamba tahun depan bersama suami dan keluarga hamba..cukupkan rezeki ku dan suamiku, mudahkan segala urusan kami agar bisa bersama2 ke rumah-Mu ke baitullah..Aamiin Allahumma Aamiin" berulang kali saya berucap dan berdoa seperti itu dalam hati sampai akhirnya cahaya lampu kota Madinah perlahan hilang tertutup awan gelap malam itu. Hati masih dirundung rasa rindu berat kepada Tanah Mekkah dan Madinah, tapi saya yakin inSyaa Allah suatu hari saya akan kesana lagi..dalam waktu dekat..inSyaa Allah.
Perjalanan spiritual saya kemarin benar2 sangat membekas di hati saya, bukan krn perjalanannya yg makan waktu lama dan panjang tapi krn perasaan yg tentram dan sejuk selama berada di sana yg bikin saya rindu sekali ingin segera kembali. Alhamdulillah selama berada di Madinah dan Mekkah saya tidak pernah sakit sekalipun, cuma saat di Jeddah baru deh terkena fluber soalnya cuaca di sana ekstrim sekali..bahkan hampir semua jamaah batuk dan flu, tiap kamar pasti ada yg sakit. Tapi Alhamdulillah saya cuma 2 hari kena fluber, dan besoknya langsung sehat lg jadi ya sempat jalan2 di Jeddah heehe.

Sepertinya tulisan saya kali ini lumayan panjang yaa hihiii..ini juga sudah melalui proses edit beberapa kali dan makan waktu 3 hari untuk memperbaharui (heboh amat yaa? wkwkwk) Ini jg belum semuanya alias ada yg tidak saya masukkan ke dalam tulisan saya ini soalnya kepanjangan kalo harus masukin semuanya, bisa 7 hari 7 malam baru kelar wkwkwkwk. Yg jelas banyak hikmah yg terselip di dalam perjalanan kemarin, salah satunya saya jadi bisa menginjakkan kaki di Jakarta, keliling kota Jakarta naik busway sendirian hehee..mengunjungi Mall besar yg ada di Jakarta salah satunya Grand Indonesia dan Plaza Indonesia (ini deketan ternyata mall nya kirain berjauhan wkwkwkwkk) sempat nonton di CGV plaza Indonesia waktu itu kebetulan tante dan sepupu suami saya lg di Jakarta jg sekalian deh nonton bareng ayat2 cinta 2 hihii :D cobain naik kereta listrik dari Kota Tua ke Jakarta Utara, ke Lubang buaya monumen Pancasila Sakti, nonton Jumanji di Plaza Pondok gede sendirian sampai ke mall Tamini Square cuma untuk nyari baju tidur alias piyama yg kekinian itu dan akhirnya dapat warna hitam dengan motif banana yg lg hits kemarin wkwkwkwk..lumayan lah pokoknya, bisa sedikit mengeksplor kota Jakarta walopun belum semuanya hehe.
Sebelum saya akhiri tulisan saya ini, saya meminta maaf untuk para pembaca yg sempat ngeliat blog saya dan membaca tulisan saya ini kalo penulisan saya masih banyak kekurangan di dalamnya karena memang saya bukan blogger sejati, saya cuma orang biasa yg punya hobby CURHAT! LOL
Sekali lagi mohon maaf dan terima kasih yaa sudah sempatkan membaca tulisan saya sampai selesai. Hehehe..inSyaa Allah nanti akan nulis lagi tapi entah kapan wkwkwkwk..

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. :)

Kamis, 19 Mei 2016

Y A Z I L H O

Assalamu 'Alaikum my dearest blog. ehemm..maafkan baru sempat nulis lagi. kayaknya sdh long.long.time ago banget gak nulis. heheh..
Tulisan saya kali ini cuma pengen mengisi halaman blog saya yg sudah lama kosong (bukan kosyong yaa..haha) well, judul tulisan saya kali ini singkat cuma satu kata. yes. "yazilho". satu kata tetapi sebenarnya mencakup dua hal atau lebih tepatnya menceritakan tentang dua orang. ya, tentang saya dan suami.
Tiga tahun kmarin mungkin tulisan2 saya kebanyakan 'curhat'..maklumlah soalnya statusnya dulu masih Single alias belum menikah. (ciyeee yg sudah jadi bini orang, hahayy) Alhamdulillah 2014 saya dan 'sang mantan' sudah resmi menjadi suami-isteri (ciyee lagi..hahah). Ok, enough becanda2nya yaa..sekarang pengen nulis yg serius. Hummm..jadi lelaki yg menjadi suami saya sekarang alhamdulillah pacar saya yg selama tiga tahun setia menemani saya melalui masa2 alay, masa2 labil, dan masa2 childish. Doi orangnya baik banget. kedengarannya klise yaa soalnya kata BAIK itu kan relatif. Tapi, BAIK di mata saya itu apabila seorang lelaki sangat sayang dengan orang tuanya dan peduli dengan keluarganya. That's it! Sama keluarganya saja doi sayang, apalagi sama isterinya, ya nggak?! Yang gak setuju boleh tinggalkan laman blog saya ini.
Proses kenalan kami sampai jadian sampai ke jenjang pernikahan, menurut saya tidak segampang hubungan sebagian orang lain yg mungkin mereka lebih banyak melalui masa2 indah. Kenapa? Yah. Awal ingin membuka hati dan percaya sama cowok waktu itu aja saya masih blum 100% mau. Apalagi kita berdua cuma dipertemukan lewat Sosmed Facebook. Ya terang aja waktu itu saya banyak.banyak banget pertimbangan ketika doi ngajak kenalan. Oiya, mungkin sebagian yg baca tulisan saya ini ada yg merasa heran (maybe) atau mungkin takjub, atau bisa aja ada yg tidak percaya. Hahah..yes! Kami memang kenalnya via sosmed FACEBOOK yg menurut sebagian orang berpikir "ha? masih ada yah orang jadian lewat sosmed?" hahahaha kalo sampe ada yg ngomong kayak gitu, maybe saya akan langsung ngomong di depan mereka "ada lahh..buktinya gue! gak percaya? yaudah!"
Singkat cerita, akhirnya kita jalani yg namanya "jadian" jaman itu klo orang baru pacaran dibilangnya baru Jadian..hahaha lucu banget *senyum2 sendiri* Dan alhamdulillah hubungan kita terjalin serius. Gak sampai sebulan doi ngajak kenalan sama ortunya, tepatnya setelah lebaran. Dan singkat cerita hubungan kita bertahan sampai 3 tahun. Dan doi menyatakan keseriusannya untuk melamar tepat 2 minggu setelah pulang menunaikan ibadah umrah. Alhamdulillah..sepertinya Allah juga meRidhoi niat kami untuk meng-halalkan hubungan kami. Dan di bulan Agustus tgl 21, hari Kamis hubungan kami Sah sebagai suami-isteri. Bulan Agustus sepertinya menjadi saksi cerita kami, karena di bulan itu juga awal kami kenalan dan jadian, sampai akhirnya alhamdulillah menikah.
Terima kasih buat para "mantan" kami yg sudah ngasih kita pelajaran Kedewasaan..betapa hebatnya ujian yg kalian berikan ke kami, dan Alhamdulillah justru karena itu hubungan kita jadi semakin kuat. Saya beserta suami sudah memaafkan kalian. Jadi kami akan sangat berterima kasih jika kalian gak KEPO lagi sama kehidupan kami sekarang. Karena buat kami, mantan ya mantan, pasangan kita adalah masa depan kami. Kalo kata pak SYL sih, "Don't Look Back" hahaha.
Ok dah cukup kayaknya.. intinya, pacaran itu mengajarkan kita banyak hal..jadi jalani, nikmati dan syukuri. Dan jangan takut menikah bila masih belum mapan, karena ternyata setelah menikah rezeki kita yg lain dibukakan oleh Allah Ta'ala. Percaya atau tidak saya sudah membuktikannya. lagian pacaran halal itu enak lho..hihii ;)
Yazilho,
21Ags14

Sabtu, 11 Mei 2013

The 'cloudy' May on 2013

Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.. Bismillah.. Sejujurnya, cukup berat rasanya bagi saya pribadi untuk memulai menulis kali ini..hanya saja saya berusaha kuat dan fokus! Innalillahi wainnailaihi rojiuunn.. Awal bulan Mei 2013 ini diawali dgn berita duka dari salah satu anggota keluarga kekasih saya, ibunda tercinta dari Ilho telah berpulang ke Rahmatullah..Jumat, 10 Mei 2013 malam pkl. 22:30 Wita. Almarhumah meninggal setelah 6 hari dirawat inap di RS Akademis Jaury, kamar Melati 16.. Rasanya tdk karuan ketika saya mendengar langsung kabar itu dari kekasih saya..beliau memang blum resmi menjadi orang tua saya..tetapi, sejak awal saya bertemu dan dikenalkan dgn beliau saya sudah merasa nyaman, akrab, dan merasa beliau sudah seperti ibu saya sendiri! Beberapa hari sebelum ajal menjemputnya, saya sempat merasakan firasat..entahlah, saya juga merasa bingung dgn perasaan saya itu, secara logika itu agak mustahil terjadi krn kami belum ada hubungan keluarga..dimulai ketika ilho bercerita tentang kejadian dmn mereka sekeluarga melakukan foto studio, foto keluarga..saat itu saya bilang ke dia, "oh iye, memang sudah harus meq foto keluarga..secara foto keluargata baru yg pas acara nikahannya ayahnya izam" sebenarnya waktu itu masih ada kalimat yg ingin sy ucapkan lagi..ingin skali saya menyampaikan kata-kata itu, tp ternyata tdk bisa langsung saya ucapkan..lanjutan kalimat yg ingin saya katakan waktu itu adalah, "iye sdh harusmi juga qt foto keluarga, siapa tau tdk diminta-minta maceta tdk panjangmi umurnya" Astagafirullahaladzim.. Firasat kedua, ketika ibunya sakit dan dibawa ke rumah sakit utk periksa tapi saat itu beliau masih diijinkan pulang, tiba-tiba saja saya menghubung-hubungkan dengan peristiwa foto keluarga itu..cuman saya berusaha positive thinking. Dan beberapa hari setelah itu, ternyata ilho sdh mengabari saya kalau ibunya dibawa ke rumah sakit lagi krn sdh tdk sadarkan diri dan mengigau..Dan semakin kuatlah firasat saya waktu itu, tapi saya masih berusaha keras positive thinking lagi. Beliau masuk hari minggu siang, hari senin atau keesokan harinya saya langsung menjenguk beliau di rmh sakit, dan ternyata hari itu bertepatan dgn pesta malam pacar sepupu saya,saya memang baru tau hari itu krn pikiran saya acaranya hari Selasa malam, ternyata kata ibu saya bukan. Meskipun saya sdh tau kalau malam itu adalah acara sepupu saya, entah kenapa saya tetap bersikeras utk menjenguk almarhumah saat itu..perasaan saya memang sudah gak enak, makanya saya tetap berangkat ke rumah sakit..pikirku, seandainya beliau tdk baik dgn saya, mungkin saya msh bisa tdk kesana..tp saya tau persis beliau sangat baik dgn saya! Dan hari senin sore, sepulang dr kantor saya langsung ke rmh sakit menjenguk beliau..saya lega dan senang ternyata beliau masih bisa berbicara, tdk seperti yg saya bayangkan sebelumnya, beliau msh aktif kok..saya jg sempat berbincang-bincang dgn beliau menanyakan tentang penyakitnya. Dan hari terakhir saya menjenguk beliau adalah hari Kamis,tepat sehari sebelum beliau wafat..saya memang sudah merencanakan akan berkunjung kesana krn hari itu adalah hari libur..sore hari tepatnya sekitar pkl. 17.00 saya tiba di rumah sakit, dan setibanya di rmh sakit, ilho langsung ngasih tau klo bentar malam ibunya minta dibeliin daster. Antara percaya dan tidak sih, tp ternyata betul..setelah sholat magrib beliau ngomong ke ilho, dan spontan ilho ngasih tau beliau kalau mau nitip daster kasih tau ke dyaz aja, maksudnya model dasternya seperti apa krn sesama perempuan pasti saya lebih mengerti..saya masih ingat betul kata-kata almarhumah waktu menjelaskan detail model dan bahan daster seperti apa yg beliau inginkan, "model itu nak yg puntung tangannya nah, yg dingin bahannya" trus saya jawab, "yg terusan tante?" Beliau blg, "bukan nak, jgn yg terusan..tp yg sepasang" lalu kak Tenri (kakak ipar ilho) menambahkan, "itu dyaz yg modelnya kyk piyama yg kancingnya sampai bawah" setelah itu saya sudah langsung mengerti. Akhirnya saya dan ilho berangkat ke MTC, dan kebetulan ketemu dgn model itu..dapat 3 warna, tp saya lebih milih yg warna biru, secara itu warna favorit saya, dan yg satunya lg warna merah tp dgn motif yg sama. Tiba2 jam 9 malam beliau merasa lapar,pengen makan yg lembek-lembek katanya, semacam roti tp gak ada isinya. Dan sayapun bersama ilho langsung menuju ke mini market dekat rumah sakit, dan pilihan kita jatuh pd roti tawar, dan di rmh sakit roti itu dikasih saus coklat, itu atas saran kak Tenri. Akhirnya jam 10 malam saya pulang ke rumah diantar ilho..pas nyampe rumah tiba-tiba saja saya demam, padahal sebelumnya saya gk knp2..saya menghubungi ilho via telfon klo saya demam,dan kangen sm ibu saya yg waktu itu lg di Palopo nganter sepupu saya yg baru menikah. Tp anehnya, malam itu saya gelisah skali, pikirku mungkin pengaruh kangen ibu saya dan jg krn demam. Saya sempat BBMan dgn ilho, ngasih tau kalau malam itu saya merasa gelisah. Akhirnya setelah badan berkeringat dan demam turun, saya langsung tidur. Keesokan harinya saya berangkat ke kantor, kali ini tdk ada tanda apa-apa..malahan sorenya saya dan ilho sempat janjian buat ketemuan di rumah saya, tp saya spontan menjawab, "jgnmi dulu syg deh, masa mauq kluar sementara maceta di rmh sakit..pasti ada disuruhkanq,tdk mungkin tdk" Dan ternyata sore harinya almarhumah sdh mulai dalam kondisi drop..hari itu satu tanda lg yg baru sy sadari, tumben-tumbenan saya pulang kantor jam 5 teng! Nyampe rumah lgsung tidur, tp gak jadi krn ternyata suara mesjid sudah terdengar, udah mau adzan maghrib. Sesudah magrib sy menghubungi ilho, tanya keadaan ibunya..dan saya sangat terkejut ketika ilho menyampaikan bahwa mama dibantu oksigen krn sesak. Sontak saya sangat panik dan khawatir. Saya coba menenangkan diri, turun ke bawah dan makan malam. Tp krn msh khawatir dan penasaran saya langsung keluar rumah membeli pulsa, saat itu saya sudah nangis duluan. Sempat smsan dgn ilho katanya saat itu almh. sdh mulai tenang..krn sdh gak enak badan, tepat jam 10 mlm sy sms ilho minta dikabari kalau-kalau ada apa-apa.. Sayapun tertidur..sebelum tidur saya sempat update di Path, sy berharap bukan kabar duka yg akan saya dengar besoknya..dan pertanda terakhir adalah telinga kanan saya mendengung keras skali sesaat sebelum saya tertidur. 2jam setelah tertidur, hp sayapun berdering..ternyata tlp dr pacar saya,ilho. Antara mempersiapkan diri dan berpositive thinking, sayapun mengangkatnya..tanpa basa-basi ilho pun menyampaikan kabar duka itu, "Syg, tdk adami mamaku" terdengar jelas di telinga saya dia menangis keras menyampaikan kabar itu..bukannya tdk percaya, tp saya hanya ingin memperjelas lg dgn bertanya, "betulanq Syg?" Ya Allah, setelah itu sy langsung menangis terisak-isak..padahal sebelumnya sy mimpi sedang berada di rumah sakit dan saat itu saya melihat almarhumah berbicara kpd saya, "kawin mko skarang nak,disini sj,di depanku" Shock, sy benar-benar shock. Setelah itu saya tdk bisa tidur lg. pas adzan subuh saya bergegas ke bawah ngasih tau ke Bpk saya klo mamanya ilho meninggal, dan saya minta diantar ke rumahnya setelah sholat subuh. Singkat cerita, tadi pagi saya tiba di rumah duka..dgn kondisi tubuh yg lemas, sempat mimisan jg, saya memberanikan diri utk masuk ke dalam rumah duka..ketika sampai di depan pintu, kaki saya lemas krn saya melihat tubuh almarhumah terbujur kaku. Saya menguatkan diri untuk melangkah masuk ke dalam, dan kak Tenri langsung menyambut saya dgn isakan tangisnya, "tdk adami,dyaz" lalu sayapun memeluk kak Tenri sambil nangis.. Semuanya terasa begitu cepat, tdk menyangka kalau akan secepat ini beliau pergi..sambil duduk di dekat almarhumah, saya pun terisak krn mengingat mimpi sy semalam sambil berkata dlm hati, "knp cepat skaliq pergi tante? Belumpq liatka menikah dgn ilho" dan satu hal lg yg membuat saya sedih terharu, ketika saya tau bahwa baju yg beliau pakai di saat-saat terakhirnya adalah daster yg saya beli waktu itu,dan warna biru itu yg beliau pakai, warna kesukaan saya yg saya pilihkan khusus utk almh. Seolah beliau ingin menyampaikan terima kasihnya utk yg terakhir kalinya kpd saya. Subhanallah.. Kini, esok, dan seterusnya.. Tak akan kulihat lagi senyum ramah itu.. Tak dapat kudengar lagi sapaan "nak" yg hangat itu. Tak kurasakan lagi sentuhan punggung tangannya yg lembut itu.. Slamat jalan 'mama'..semoga engkau mendapatkan tempat yg paling mulia di sisi Allah SWT. Aminn ya Allah..Amiinn..Amiinn..yaa Rabbal Alamiinn Do'a kami selalu menyertaimu.. We'll miss you so.. With love, Your family

Kamis, 12 Januari 2012

MIrisss..

Assalamu Alaikum, Slamat Pagi .. :)

pagi ini pengen cerita dikit soal kejadian di pinggir jalan menuju kantor ..
jadi gini, karna tiap berangkat ke kantor saya terbiasa brangkat sendiri (sebetulnya dari dulu juga kemana-mana biasanya sendiri. hihii), kluar dari rumah naik angkot, trus lanjut naik becak (keliatan susahnya..hahaha)

nah, tadi pagi ada yg beda nih pas saya lagi mau manggil si abang tukang becak..
biasanya mereka tuh kalo lagi ngeliat calon penumpang yg baru turun dari atas angkot (khususnya di daerah2 mangkal tukang becak) mereka pada rebutan gitu..sampai-sampai si penumpang bingung mau milih yg mana? (harusnya sih gak se-bingung itu juga kali yah?soalnya ini bukan masalah mau milih pasangan hidup! bwakakakk)

tapiii..tadi saya ngalamin hal yg baru *sok bikin penasaran* hahahah..
jadi, tadi pas baru turun dari angkot..saya manggil salah satu abang becak yg lagi duduk nyantai di atas becaknya,keliatan sperti gak ada beban hidup gitu..sementara ada 2 orang abang becak yg teriak2 manggil saya dari kejauhan, tapi gak tau napa saya malah nunjuk si abang becak yg duduk di atas becaknya itu..

pas saya jalan ke arahnya, baru aja saya mau nawar..ehh, si abang becak malah dengan nyantainya nunjuk ke arah temennya yg tadi teriak2 manggil saya dari kejauhan..
yap. dia gak mau ngangkut saya. alias nolak rejeki. masih pagi pula..
duh, miris deh..

gak tau napa sepanjang perjalanan menuju kantor tadi saya kepikiran sama kejadian itu (tumben nih mau mikir, biasanya paling males mikir..wkakkakk)
heran aja, banyak orang di luar sana yang setengah hidup kerja keras untuk mencari nafkah dan mungkin pekerjaan serta penghasilannya jauh lebih baik dari si abang tukang becak tadi..tapi masih ada juga segelintir orang yang hidupnya mungkin di bawah kata "sejahtera" malah nyantai2 aja dan menolak rezeki yg datang kepadanya.
asli MIRISSS saya ..


- E N D -

Minggu, 01 Januari 2012

Hello 2012! ^_^

Bismillah..
Mulai menulis di awal tahun yg baru ini kuddu ucapin Basmalah nih..biar segala sesuatu yg nanti akan terjadi bisa dilalui dengan baik. Aminnnnnn ..

Anyway, saya ingin mengucapkan Happy New Year 2012 buat semua orang di belahan bumi ini..yg mungkin akan membaca atau gak sengaja membaca tulisan saya yg ada di Blog ini..

Well, saya bersyukur krn tahun 2012 ini saya masih bisa merayakannya bersama orang2 terdekat saya..orang tua, adik-adik, keluarga besar dan orang yg juga saya sayangi saat ini..hehee

Dan special moment di akhir tahun 2011 kmaren adalah memberi surprize b'day party buat my Beloved Mom..ngasih kejutan yg membuat orang lain merasa bahagia itu rasanya kayak mendapat hadiah special yg tak ternilai harganya dan gak ada yg punya selain kita di dunia ini! hohohoo..
Ya. Apalagi orang itu adalah IBU kita..
i'm really.trully.deeply super glad for do that! (maaf klo bahasanya ngaco nih..hihihi)

Acara tahun baruan kmaren saya habiskan bersama keluarga besar ibu saya plus my Man..hehee
Mulai dari dinner di RM. Apong, surprize party buat ibu saya di hotel Banua, and the end of 2011 time i was spent it with my lovely man, iLho. :)

Tadinya kita berdua berencana untuk midnite di XX1 Mall Ratu Indah, tapi karena situasi yg gak memungkinkan waktu itu..yaa kita putuskan untuk berkunjung ke rumah temen SMA dia, namanya kak Romi. Orangnya lumayan gokil, gak nyangka juga sih klo kak Romi orangnya bisa se-jayus itu..krn first impression saya ke dia salah! Hahaa..awalnya saya menilai dia itu orangnya serius, pendiam alias gak suka bercanda, dan pemalu. Ehh, ternyata saya salah pemirsa! hahaha..
ternyata orangnya doyan bercanda juga.
Hummm..tapi intinya, orangnya baik kok. Gak makan sabun, cuman bungkusnya dikit! Ahahaha.. :D

Abis liat kembang api dan petasan, kita berdua dimasakin mie instant plus telor..jiahahah..serasa anak kost. Etapi, gak nyangka juga sih klo kita bakal dimasakin gitu..

Overall, i'm so happy ..

*special tks for all my aunty, my sister n brother buat kerjasamanya .. :D

a Journey to be.....a Mom (PART 2)

Menyambung tulisan saya yg sebelumnya, kali ini saya akan kembali menceritakan tentang promil yg saya lakukan di Dr. Eddy..well, hari Jumat ...